Kategori
Makanan dan Minuman

7 Buah Bebas Kimia atau Yang Sedikit Kandungannya

nama buah bebas kimia organik

Bisakah kita temukan buah bebas kimia dipasaran? bisa! dengan cara membelinya di penjual atau toko-toko terpercaya yang menjual buah-buahan yang memiliki sertifikat organik.

Namun penjual atau toko-toko tersebut masih sangat jarang ditemukan karena memang sebagian pertanian buah di Indonesia masih menggunakan metode pertanian anorganik yang menggunakan pupuk kimia sintetis dan juga pestisida kimia.

Namun ada beberapa jenis buah yang kemungkinan mengandung zat kimia lebih sedikit karena dalam proses penanamannya yang memang tidak terlalu memerlukan bantuan pupuk dan pestisida kimia.

Sebagai informasi, ada beberapa faktor yang menyebabkan buah mengandung residu atau sisa-sisa zat kimia seperti dibawah ini:

Buah mengandung zat kimia hasil proses penanaman

Pupuk dan pestisida kimia tidak dapat atau sulit terurai oleh tanaman secara alami hingga akan membuatnya tertinggal dan meninggalkan residu zat kimia yang ikut terbawa pada tanaman dan buah tersebut.

Kandungan zat kimia pada buah-buahan sebagian besar berasal dari pupuk kimia sintetis yang berfungsi sebagai penyubur tanaman dan pestisida kimia yang berfungsi sebagai penanggulangan hama.

Contoh buah yang mengandung residu zat kimia karena proses penanaman seperti pestisida dan pupuk kimia sintetis:

Tomat, Pepaya, Apel, Timun, Strawberry, dan lain-lain.

Buah mengandung zat kimia pematang buah

Buah mengandung kimia tidak hanya terjadi pada proses penanaman saja karena banyak juga yang terjadi setelah proses pematangan buah yang menggunakan bahan-bahan kimia seperti karbit atau bahan cair, serbuk dan gas lainnya yang mengandung etilen sitentis yang merupakan jenis hormon tumbuhan yang berfungsi sebagai pematang buah.

Contoh buah yang mengandung residu zat kimia pematang buah:

Pisang, Mangga, Tomat, Alpukat, Pepaya, dan lain-lain.

Buah mengandung zat kimia pengawet setelah dipanen

Tujuan utama dalam pengawetan buah adalah agar memperpanjang umur penyimpanan dan hal ini lebih sering dilakukan untuk jenis buah-buahan yang di ekspor.

Salah satu bahan yang biasanya dipergunakan oleh penjual atau pengusaha buah yang nakal adalah zat pengawet formalin.

Buah hasil transgenik (rekayasa genetik)

Rekayasa atau modifikasi genetik terhadap tanaman buah dilakukan dengan beberapa tujuan yang diantaranya adalah agar mendapatkan tanaman dan juga buah yang lebih tahan terhadap hama, buah tanpa biji, hasil panen melimpah, dan lain-lain.

Salah satu ciri buah hasil modifikasi genetik salah satunya adalah buah yang secara alami ada bijinya sedangkan setelah dimodifikasi secara genetis dilaboratorium akan menghasilkan buah yang tak berbiji atau tanpa biji.

7 Nama Buah Bebas Kimia Pestisida dan Pupuk Sintetis

Dibawah ini adalah beberapa nama-nama buah yang cenderung lebih sedikit memiliki kandungan zat kimia atau malah tidak sama sekali karena memang tidak terlalu membutuhkan perawatan khusus.

1. Buah Nanas

buah nanas bebas kimia

Tanaman nanas merupakan jenis tanaman yang tidak disukai hama baik jenis kutu-kutuan, kumbang-kumbangan maupun ulat pemakan daun.

Begitu juga pada buahnya sehingga tidak memerlukan pestisida kimia yang biasanya diaplikasikan dengan cara disemprotkan.

Adapun kemungkinan terkecilnya paling hanya penggunaan pupuk kimia sintetis, dan kemungkinan besar sebenarnya ini juga jarang dilakukan mengingat tanaman nanas mudah tumbuh dan tidak terlalu memerlukan perawatan secara khusus.

Baca juga:

Alat Pengupas Nanas Manual Terbaik.

2. Buah Salak

buah salak organik

Buah kedua yang jarang terkontaminasi zat kimia adalah salak, buah yang memiliki kulit yang keras berbentuk seperti sisik ikan atau ular ini juga sangat jarang mendapatkan penyemprotan pestisida kimia karena memang kebal atau tidak disukai hama perusak tanaman.

3. Buah Manggis

buah manggis bebas kimia

Tanaman buah manggis memiliki bentuk yang paling tinggi jika dibandingkan dengan kedua jenis tanaman diatas, karena hal tersebut jugalah sehingga membuat tanaman ini tidak disemprot pestisida selain memang buah manggis yang berkulit tebal yang kaya manfaat ini memang susah apabila disemprot dari bawah.

4. Duku (Langsat)

duku organik

Buah duku ini memiliki beberapa kembaran atau jenis yang mirip yang dinamakan kokosan, pisitan, dan lain-lain yang cenderung memiliki rasa yang lebih asam.

Tanaman ini cenderung terbebas atau berkemungkinan sedikit mengandung residu zat kimia yang diakibatkan proses penanaman dan pematangan buah.

5. Buah Kedondong

Sekilas buah ini mirip seperti mangga kecil hanya saja memiliki bentuk yang lebih bulat atau lonjong vertikal lurus kebawah.

Buah ini cocok disantap dengan cara dibuat rujak, dan dengan membeli buah kedondong yang masih dalam kondisi mentah (keras) kemungkinan akan bebas dari zat kimia.

6. Buah Markisa

buah markisa

Buah yang mengandung banyak vitamin c ini juga sebagian besarnya tidak mengandung residu zat kimia dikarenakan cara penanamannya yang memang mudah dan tidak terlalu memerlukan perawatan dan perlindungan terhadap hama.

Hanya saja, dipasaran buah ini sangat jarang didapatkan dikarenakan tidak banyak petani yang menanam tanaman ini dan hal tersebut dikarenakan konsumsi masyarakat untuk buah ini yang juga sedikit.

Baca juga:

Jenis Pupuk Terbaik Bahan Organik.

7. Kelapa Muda

kelapa muda segar murni

Jika anda penggemar kelapa muda, anda juga tidak perlu terlalu khawatir akan adanya zat kimia yang terkandung didalamnya karena metode penanamnnya yang memang kebanyakan masih 100% organik.

Namun hal tersebut hanya berlaku apabila anda membeli kelapa muda yang masih dalam keadaan utuh dan bukan es kelapa muda yang biasanya sudah ditambah dengan gula, sirup, susu atau yang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *