Aturan Minum Habbatussauda Yang Baik Agar Aman

aturan minum habbatussauda yang baikBagaimanakah cara atau aturan minum habbatussauda yang baik dan benar agar aman dan juga manfaat serta khasiatnya benar-benar maksimal untuk kesehatan tubuh?

Selain madu, habbatussauda merupakan salah satu obat herbal yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, baik penyakit kategori ringan maupun berat.

Namun, meskipun merupakan produk obat herbal, bukan berarti cara mengkonsumsinya dilakukan secara sembarangan dan tanpa menggunakan aturan atau dosis minum yang benar.

Aturan Minum Habbatussauda Kapsul Minyak atau Kapsul Serbuk

Dosis untuk mengkonsumsi habbatussauda baik yang berbentuk minyak, kapsul minyak maupun kapsul serbuk, sebenarnya sama dan harus disesuaikan dengan kondisi penyakit yang di derita.

Tapi menurut berbagai pakar pengobatan herbal Thibbun Nabawi, untuk orang yang baru pertama kali akan mengkonsumsi habbatussauda dan berlaku juga pada obat lainnya, sebaiknya mengkonsumsinya dengan dimulai dari dosis yang paling ringan terlebih dahulu.

Dan baru nanti ketika sudah menginjak hari ketiga setelah pengkonsumsianya, dosis bisa ditambah sesuai dengan kondisi penyakit masing-masing.

Akan tetapi orang yang sebelumnya memang sudah memiliki riwayat gangguan lambung atau penyakit maag, harus lebih berhati-hati dalam mengkonsumsinya.

Apa Efek Habbatussauda Bagi Penyakit Maag?

Efek yang ditimbulkan setelah meminum habbatussuda pada penderita sakit maag, adalah penyakit tersebut akan kambuh dan terasa perih, mual dan juga kembung pada perut penderita.

Lalu Bolehkan Penderita Sakit Maag Minum Habbatussauda?

Boleh saja, akan tetapi menggunakan aturan hanya meminumnya setelah makan saja, dan tidak boleh diminum disaat perut sedang dalam kondisi sangat kosong terutama di pagi hari.

Jadi maksudnya adalah, bagi orang yang mempunyai penyakit maag yang belum sembuh dan ingin mengkonsumsi habbatussauda karena untuk mengobati penyakit lainnya, tidak boleh mengkonsumsinya pada saat perut sedang kosong, akan tetapi 1-2 jam setelah makan.

Kecuali bagi orang yang memang tidak memiliki penyakit maag, maka cara minum habbatussadanya lebih baik dilakukan 15-30 menit sebelum makan agar lebih mudah dan lebih cepat diserap tubuh.

Ibu Hamil Tidak Boleh Mengkonsumsi Habbatussauda?

Ya, untuk orang yang sedang dalam masa kehamilan kurang dari 5 bulan tidak diperbolehkan mengkonsumsi obat herbal ini karena bisa membahayakan janin.

Adapun untuk ibu hamil dengan masa kehamilan lebih dari 5 bulan, bisa mengkonsultasikan dengan dokter atau herbalis apabila ingin mengkonsumsinya.

Apakah Berbahaya Apabila Mengkonsumsi Habbatussauda Secara Terus Menerus?

Berdasarkan yang bisa juga anda baca langsung pada situs https://www.eramuslim.com/konsultasi/sehat/tingkat-keamanan-konsumsi-minyak-habbatussauda.htm, ternyata habbatussauda tetap aman jika dikonsumsi secara terus menerus.

Dan bahkan berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tikus yang kemudian dipresentasekan ukuran dosisnya dengan manusia, seandainya dalam sehari manusia mengkonsumsi 27 sendok teh minyak habbatussauda pun ternyata hal tersebut tidak membahayakan terhadap organ-organ vital yang ada dalam tubuh manusia.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *